BOLMONG, manadozone.com — Masa pandemic Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) masih belum berakhir, Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) tetap menerapkan pembelajaran bagi siswa-siswi dengan mentode Daring (Dalam Jaringan) dan Luring (Luar Jaringan), guna mencegah dampak penyebaran dari Virus Corona yang mematikan.
Hal tersebut dikatakan Renty Mokoginta, Kepala Dinas Pendidikan Bolmong. Dengan mengatakan dirinya tidak mau gegabah terhadap dampak Penyebaran Covid-19 yang masih belum berakhir, guna mencegah bahaya virus yang mematikan itu, terhadap masa depan anak bangsa.
“Saat ini masih Pandemi Covid-19. Pembejalan untuk anak sekolah, masih metode daring dan luring” ucap Renty Mokginta, Kadis Pendidikan Bolmong, Senin (04/10/2020)
Lanjut Renty, sebagian besar siswa dan siswi di Bolmong masih menggunakan system Luring. Hal tersebut dikarenakan tidak semua wilayah yang ditempati para pelajar, dapat terjangkau jaringan internet.
“Untuk siswa yang tinggal di pusat kota sebagian menggunakan sistem daring, sementara untuk siswa yang tidak mempunyai smartphone menggunakan sistem luring,” temabh Renty.
Menurutnya, metode pembelajaran Luring dipilih karena letak geografis sekolah yang masih banyak berada di wilayah sulit jaringan internet, juga masih sedikitnya kepemilikan android pada wali murid.
Untuk itu, lebih lanjut lagi dikatakannya, dengan metode Luring, guru mengunjungi siswa yang akan dikelompokkan di daerah terdekat. Kemudian, guru bisa memberikan tugas pada para peserta didik tersebut.
“Guru diizinkan untuk kumpulkan siswa belajar di satu rumah, maksimal tujuh orang siswa,” tambahnya lagi.
Namun, lanjut Kadis Pendidikan Bolmong, pembelajaran model tersebut dilaksanakan minimal 2 hingga 3 kali seminggu. Serta antara Guru dan pelajar, wajib untuk mematuhi protokol kesehatan, dengan menggunakan masker, jaga jarak, dan rajin cuci tangan menggunakan sabun di air yang mengalir.
“Siswa dan guru mutlak mematuhi protokol Covid-19. Harus pakai masker, jaga jarak dan cuci tangan,” tegas Renty Mokoginta.
(*)